Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif
Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif

Sejak peristiwa asmaraku dengan Linda aku semakin aktif untuk mengikuti senam, yach biasa untuk menyalurkan hasratku yang menggebu ini.

Kegiatan ini semua tentunya juga rapi karena ku tidak ingin istriku tahu hal ini. Suatu ketika aku diperkenalkan pada teman-teman Linda satu kelompok, dan pinter sekali Linda bersandiwara dengan berpura-pura telah bertemu denganku pada suatu pesta pernikahan seseorang sehingga temannya tidak ada yang curiga bahwa aku telah berhubungan dengan Linda.

Hari ini, seusai senam jam 08.30 aku harus langsung ke kantor untuk mempersiapkan pertemuan penting nanti siang jam 14.00.

Kubelokkan kendaraanku pada toko buku untuk membeli perlengkapan kantor yang kurang. Saat aku asyik memilih tiba-tiba pinggangku ada yang mencolek, saat kutoleh dia adalah Nita teman Linda yang tadi dikenalkan.

“Belanja Apa De, kok serius banget?” tanyanya dengan senyum manis.
“Ah enggak cuman sedikit untuk kebutuhan kantor aja kok.”

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Akhirnya aku terlibat percakapan ringan dengan Nita. Dari pembicaraan itu kuketahui bahwa Nita adalah keturunan Tionghoa dengan Jawa sehingga perpaduan wajah nya manis sekali kelihatannya. Matanya sipit tetapi alisnya tebal dan… aku kembali melirik ke arah dadanya, alamak besar sekali, kira-kira 36C berbeda jauh dengan Linda sahabatnya.

“Eh, De aku ada yang pengin kubicarakan sama kamu tapi jangan sampai tahu Linda ya,” pintanya sambil melirikku penuh arti.
“Ngomong apaan sih, serius banget Ta, apa perlu?” tanyaku penuh selidik.
“Iya perlu sekali, tunggu aku sebentar ya, kamu naik apa?” tanyanya lagi.
“Ada kendaraan kok aku,” timpalku penasaran.

Akhirnya kuputuskan Nita ikut aku walaupun mobilnya ada, nanti kalau omong-omongnya sudah selesai Nita tak antar lagi ke tempat ini.

“Masalah apa Ta, kamu kok serius banget sih,” tanyaku lagi.
“Tenang De, ikuti arahku ya, santai saja lah,” pintanya.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Sesekali kulirik paha Nita yang putih itu tersingkap karena roknya pendek, dan Nita tetap tidak berusaha menutupi. Sesuai petunjuk arah dari Nita akhirnya aku memasuki rumah besar mirip villa dan diceritakan oleh Nita bahwa tempat itu biasa dipakai untuk persewaan.

“Ok Ta sekarang kita kemana ini dan kamu mau ngomong apaan sih?” tanyaku tak sabar.

Setelah aku masuk ruangan dan Nita mempersilahkan duduk.
“Gini De langsung aja ya. Kamu pernah merasakan Linda ya..?” tanyanya.

Deg, dadaku berguncang mendengar perkataan Nita yang ceplas ceplos itu.
“Merasakan apaan sih Ta?” tanyaku pura-pura bodoh.
“Alaa De jangan mungkir aku dikasih tahu lho sama Linda, dia menceritakan bagaimana sukanya dia menikmatimu… Hayooooo masih mungkir ya…”

Aku hanya diam namun sedikit grogi juga, nampak wajahku panas mendengar penuturan Nita yang langsung dan tanpa sungkan tersebut. Aku terdiam sementara Nita merasa di atas angin dengan berceloteh panjang lebar sambil sesekali dia senyum dan menyilangkan kakinya sehingga nampak pahanya yang mulus tanpa cacat. Aku hanya cengar cengir saja mendengar semua omongannya.

“Gimana De masih mau mungkir nih? Bener semua kan ceritaku tadi?” tanyanya antusias.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Aku hanya tersenyum kecut. Kuperhatikan Nita meninggalkan tempat duduknya dan tak lama kemuadian dia keluar sambil membawa dua gelas air minum. Nita kembali menatapku tajam, aku seperti tertuduh yang menunggu hukuman. Tak lama berselang kembali Nita berdiri dan duduk di sampingku.

“De,” sapanya manja.
Aku melirik dan, “Apa?” jawabku kalem.
“Aku mau seperti yang kau lakukan pada Linda De,” aku sedikit terkejut mendengar pengakuannya dan tanpa membuang waktu lagi kudekatkan bibirku pada bibirnya.

Pelan dan kurasakan bibir Nita hangat membara. Kami berpagut bibir, kumasukkan lidahku saat bibir Nita terbuka, sementara tanganku tidak tinggal diam. Kusentuh lembut payudaranya yang kenyal, dia tersentak kaget. Bibirku masih bermain semakin larut dalam bibirnya. Nita kelihatan menikmati sekali sentuhan tanganku pada payudaranya. Sementara tangan kananku mengusap lembut punggungnya. Nita semakin menjadi. Leherku diciumi dan tangan Nita berada di punggungku. Tanganku beroperasi semakin jauh dengan meraba paha Nita yang mulus. Dia semakin menggelinjang saat tangan kananku mulai masuk ke dalam payudaranya. Tanpa menunggu reaksi lanjutan, aku menaikkan BH nya sehingga tanganku dengan mudah menyentuh puting yang mulai mengeras.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Kudengar nafas Nita memburu dengan diselingi perkataan yang aku tak mengerti. Nita mulai pasrah dan kedua tanganku menaikkan kaos sehingga kini Nita hanya memakai rok mini yang sudah tidak lagi berbentuk sedangkan BH hitam nya sudah tidak lagi menutup payudaranya. Kudorong perlahan Nita untuk berbaring di sofa. Aku terkagum melihat tubuh putihnya yang nyaris tanpa cacat. Kuperhatikan puting susunya memerah dan kaku, bulu-bulu halus berada di sekitar pusar menambah gairahku. Nita hanya terpejam dan aku mulai menurunkan rok mini nya setelah jariku berhasil menyentil pengait di bawah pusar.

Kini Nita hanya tinggal memakai CD dan BH hitam kontras dengan warna kulitnya. Aku bergegas mempreteli pakaianku dan hanya tinggal CD. Cepat-cepat kutindih tubuh mulus itu dan Nita mulai menggelinjang merasakan sesuatu mengganjal di bawah pusarnya. Aku turun menciumi kakinya sesenti demi sesenti.

“Enggghh hhss,” hanya suara itu yang kudengar saaat mulutku beraksi di lutut dan pahanya.

Penisku terasa sakit karena kejang. Mulutku mulai menjalar ke paha nya, benar-benar kunikmati sejengkal demi sejengkal. Tanganku mencoba menelusuri daerah di sela pahanya. Dan kudengar suara itu semakin menjadi saat tanganku berhasil menyusup dari pinggir CD hitam dan berhasil menemukan tempat berbulu dengan sedikit becek di dalamnya. Tanganku terus membelai bulu-bulu kaku itu dan tanganku yang satunya lagi berusaha mempermudah dengan menurunkan CD di daerah itu yang berpapasan dengan mulutku. Kusibak semua penghalang yang merintangi tanganku untuk menjamah kemaluan nya, dan kini semakin nampak wajah asli kemaluan Nita. Indah montok putih kemerahan dengan bulu jarang tapi teratur letaknya. Mataku terus mengawasi kemaluan Nita yang menarik. Kulihat klitorisnya membengkak keluar merah muda warnamya. Aku semakin terangsang hebat.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Mulutku masih di sela pahanya sementara tanganku terus menembus liang vagina nya semakin dalam dan Nita semakin menggelinjang, terkadang mengejang saat kupermainkan daging kecil di sela gua itu.

Kusibakkan dua paha nya dengan merentangkan kaki kanan pada sandaran sofa sedangkan kaki kiri kubiarkan menyentuh lantai. Kini kemaluan Nita semakin terbuka lebar. Mulutku sudah tak sabar ingin merasakan vagina nya. Lidahku sudah berdecak kagum dan berharap cepat menerobos liangnya beradu dengan daging kecil yang manja itu dengan bulu yang tidak banyak. Kumisku bergeser perlahan beradu dengan bulu halus milik Nita dan dia hanya bisa terpejam dengan lenguhan panjang setengah menjerit. Kubirakan dia mengguman tak karuan. Lidahku mulai menjilat dan bibirku menciba menghisap daging kecil milik Nita yang menjorok keluar. Kuadu lidahku dengan daging kecil itu dan bibirku tak henti mengecup. Kurasakan kemaluan nya semakin basah.

Nita berteriak semakin keras saat tanganku juga mengambil inisiatif untuk meremas payudaranya yang bergerak kiri kanan saat Nita bergoyang kenikmatan. Aku juga tidak tahan melihat semua ini. Kutarik bibirku menjauh dari kemaluanya dan kulepas CD ku sehingga nampaklah batang penisku yang sudah tegak berdiri dengan ujung merah dengan sedikit lendir. Kusaksikan Nita masih terpejam. Kudekatkan ujung penisku sampai akhirnya menyentuh kecil kemaluan Nita.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Jeritan Nita semakin menjadi dengan mengangkat pantatnya supaya penisku menjenguk lubangnya. Kujauhkan penisku sebentar dan kulihat pantat Nita semakin tinggi mencari. Kugesek-gesekkan lagi penisku dengan keras. Aku terkejut tiba-tiba tangan Nita menangkap batang penisku dan dituntun menuju lubang yang telah disiapkan. Dengan lembut dan sopan penisku masuk perlahan. Saat kepala penis ku masuk, Nita menjerit keras dan menjepitkan kedua kakinya di pinggangku. Kupaksa dorong perlahan batang penisku. Akhirnya berhasil menjenguk lubang terdalam milik Nita. Kaki Nita kaku menahanku. Dia membuka mata dan tersenyum.

“Jangan digoyang dulu ya De,” pintanya dan dia terpejam kembali.

Aku menurut saja. Kurasakan kemaluan Nita berdenyut keras memijit penisku yang tenggelam dalam tanpa gerak. Akhirnya Nita mulai menggoyangkan pantatnya perlahan. Aku merasakan geli yang luar biasa. Kuputar juga pantatku sambil bergerak maju mundur dan saat penisku tenggelam, kurasakan bibir kemaluan Nita ikut tenggelam dengan kulit penisku. Tak seberapa lama aku merasakan penisku mulai panas dan geli yang berada di ujung. Aku semakin menekan dan menarik cepat-cepat. Nita merasakan juga rupanya. Dia mengimbangi dengan menjepitkan kedua kakinya di pinggangku sehingga gerak penisku terhambat. Saat penisku masuk karena bantuan kaki Nita, semakin dalam kurasakan tempat yang dituju.

Aku tidak kuat dan, “Ta aku mau keluar,” lenguhku.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Nita hanya tersenyum dan semakin mempererat jepitan kakinya. Akhirnya, kutekan seluruh batang penisku dalam-dalam dan kusaksikan Nita terpejam dan berteriak keras. Kurasakan semprotan luar biasa di dalam kemaluan Nita. Dan aku terus menggoyangnya, tiba-tiba Nita berteriak dan tangannya memelukku kuat-kuat. Bibirnya menggigit dadaku sementara pantatnya terus mengejang kaku. Aku hanya terdiam merasakan nikmatnya semua ini.

Aku menindih Nita dan penisku masih kerasan di dalam liang senggamanya. Nita mengelus punggungku perlahan seolah merasa takut kehilangan kenikmatan yang sudah direguknya. Perlahan kujauhkan pantatku dari tubuh Nita dan kurasakan dingin nya penisku saat keluar dari liang kenikmatan. Aku terlentang merasakan sisa-sisa kenikmatan. Nita kembali bergerak dan berdiri. Dia tersenyum melangkah menuju kamar mandi. Kudengar suara gemericik air mengguyur.

Nita kembali mendekatiku. Aku duduk di atas karpet untuk berdiri, hendak membersihkan penisku yang masih belepotan. Aku terkejut saat Nita kembali mendorongku untuk tidur.

“Eh Ta aku mau ke kamar mandi dulu, bersih-bersih nih.”

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Tapi tak kudengar jawaban nya karena Nita menunduk di sela pahaku dan kurasakan mulut Nita kembali beraksi memanjakan penisku dengan lidahnya. Aku geli menggelinjang merasakan nikmatnya kuluman mulut Nita ke penisku. Telur penisku dijilat dan dihisap perlahan. Serasa ujung syarafku menegang.

Kujepit kepalanya dengan dua pahaku. Aku mulai menggumam tak karuan tapi Nita semakin ganas melumat penisku. Ujung penisku dihisap kuat-kuat kemudian dilepas lagi dan tangannya mengocok tiada henti.

Akhirnya aku menyerah untuk merasakan kenikmatan mulut Nita yang semakin menggila. Kulihat kepala Nita naik turun mengelomoh penisku yang menegang. Saat mulutnya menghisap kusaksikan pipi Nita kempot seperti orang tua. Penisku dikeluarkan dari mulutnya dan kusaksikan kepala penisku sudah memerah siap untuk menyemprotkan air kehidupan. Nita kembali menggoyang mulutnya untuk penisku tiada henti. Kepala penisku mendapat perlakuan istimewa. Dihisap dan dikulum. Lidahnya menjilat dan mengecap seluruh bagian penisku. Tangan Nita membantu mulutnya yang mungil memegangi penisku yang mulai tak tentu arah. Aku kewalahan, kupegang kepalanya dan kuatur ritme agar aku tidak cepat keluar.

Hanya suara aneh itu yang sanggup keluar dari mulutku. Aku mencoba duduk untuk melihat seluruh gerakan Nita yang semakin liar pada penisku. Kepala Nita tetap dalam dekapan tanganku. Kuciumi rambutnya yang halus dan kubelai punggungnya yang putih licin. Dia mulai berkeringat karena mengumul penisku. Mulut Nita berguman menikmati ujung penisku yang semakin membonggol. Tanganku kuarahkan untuk meremas payudaranya.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Saat kegelianku datang, payudaranya jadi sasaran amuk tanganku. Kuremas kuat, Nita hanya menggumam dan melenguh. Gila, sayang aku tidak berhasil mengatur waktu yang lebih lama lagi untuk tidak mengeluarkan cairanku. Mulut Nita semakin ganas melihat tingkahku yang mulai tak karuan. Lenguhku semakin keras. Di luar dugaan, Nita semakin kuat melakukan kuluman dan hisapan nya pada penisku.

Akhirnya aku tidak tahan merasakan kenikmatan yang tiada tara ini. Kuangkat pantatku tinggi-tinggi. Rupanya Nita mengerti maksudku. Dimasukkannya dalam-dalam penisku dan kurasakan Nita tambah kuat menghisap cairanku. Penisku terasa seperti tersedot masuk ke dalam mulutnya.

Tak berapa lama setelah cairanku habis, Nita masih mengulum dan membersihkan sisa-sisa nya dengan mulutnya. Aku hanya bisa tengadah merasakan semuanya. Setelah itu, Nita mulai melepas mulutnya dari penisku. Kulihat semuanya sudah bersih dan licin. NIta tersenyum dan dia mengelus dadaku yang masih telanjang. Aku baru bisa berdiri dan menuju ke kamar mandi saat Nita beranjak dari duduknya untuk membuatkan aku minuman. Kubersihkan diriku. Aku minum sejenak, dan Nita hanya diam saja memandangiku.

“Kenapa Ta?” tanyaku.
Dia memandangku dan berkata, “Maaf ya De, sebenarnya aku tadi hanya memancingmu saja kok, aku nggak tahu kamu udah pernah main ama Linda atau belum, abisan aku lihat tatapan mata Linda sama kamu kadang mesra sekali sih, aku jadi curiga.”
‘Gila,’ kupikir. Tapi aku hanya senyum saja mendengarnya.

Asyiknya Menyelingkuhi Teman Pacarku Yang Toge Agresif – Cerita Becek.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 12.45, aku harus bergegas untuk menyiapkan rapat. Kami berdua menuju ke toko tempat Nita memarkir mobilnya. Selama di perjalanan, kami semakin mesra dan berkali-kali kudengar lenguh manja Nita seakan masih menikmati sisa-sisa orgasmenya. Tangankupun sekali-kali tidak lagi takut menelungkup di sela pahanya atu menggelayut di payudaranya yang besar itu.

Bahkan Nita semakin membiarkan pahanya terbuka lebar dengan rok terangkat untuk mempermudah tanganku mengembara di kemaluannya. Nita pun tak mau kalah, penisku jadi sasaran tangannya saat tanganku tidak menempati kemaluannya. Kurasakan penisku tegang kembali. Nita hanya tersenyum dan meraba terus penisku dari luar celana. Akhirnya sampai juga di tempat Nita memarkir mobil nya dan kami berpisah. Nita memberikan kecup manja dan ucapan terima kasih.

Aku hanya tersenyum dan bergumam, “Besok aku mau lagi.”
Nita mengangguk dan berkata, “Kapanpun Ade mau, Nita akan layani.”

Hati setanku bersorak mendengar jawaban yang mengandung arti kemanjaan sebuah penis dan keganasan vagina Nita yang berjembut halus. Linda tidak mengetahui kalau aku sering menikmat vagina Nita yang putih dan empuk itu. Mereka masih tetap akrab dan berjalan bersama seperti biasanya.

Keris99 - Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia

Cerita Becek

Cerita Dewasa | Cerita Panas | Cerita Mesum | Cerita Bokep | Bokep Online

Silakan Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: