Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot
Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Perlahan kuhampiri Linda, kuminta dia duduk di sofa, sambil kedua kakiya diangkat mengangkang. Kulihat meqinya yang licin karena cairan cintanya meleleh akibat perbuatan jariku.

“Hmmm… Lin… meqi kamu masih basah. Kamu masih horny dong,” tanyaku.
“Udah, Ndrew… cepetan deh… nanti istrimu keburu dateng. Lagian aku udah… Auuuwwww….!!!! Ohhh… Shhhhh…” Linda memiawik saat lidahku menari di ujung klitorisnya.
“Ndrewwww…. kamu gilaaa yaaa…” bisiknya sambil menjambak rambutku.

Kumainkan lidahku di kelentitnya yang sudah membengkak. Jari ku menguak bibir vagina Linda yang semakin membengkak. Perlahan kumasukkan telunjukku, mencari G-spotnya. Akibatnya luar biasa. Linda makin meronta dan merintih. Jambakannya makin kuat. Cairan birahinya makin membasahi lidah dan mulutku. Tentu saja hal ini tak kusia-siakan. Kusedot kuat agar aku dapat menelan cairan yang meleleh dari vaginanya. Ya… aroma vagina Linda lain dengan aroma vagina istriku. Meskipun keduanya tidak berbau amis, tapi ada sensasi tersendiri saat kuhirup aroma kewanitaan Linda.

“C’mon Ndrew… I can’t stand… ochhh.. ahhhhhh.. shhhh…. c’mon honey.. quick.. quick…” Aku paham, gerakan pantat Linda makin liar. Makin kencang. Kurasakan pula meqinya mulai berdenyut… “Sebentar lagi dia meledak,” pikirku.

“Ting tong” bel rumahku berbunyi.
“Mas.. mas Andrew..” suara wanita di depan memanggil namaku. Sontak kulepaskan jilatanku. Linda memandang wajahku dengan wajah pucat. Aku pun memandang wajahnya dengan jantung berdebar.

“Ndrew.. kok kayak suara Rika ya,” Linda bertanya.
“Wah.. mau ngapain dia ke sini.. gawat dong,” ucapku ketakutan. “Udah Lin, kamu masuk kamarku dulu deh.. cepetan…”

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Segera Linda berjingkat masuk ke kamarku, mungkin sekalian membersihkan tubuhnya karena di kamarku ada kamar mandi. Aku tau ada sebersit ekspresi kecewa di wajahnya, karena Linda hampir meledakkan orgasmenya, yang terputus oleh kedatangan Rika, sahabatnya sekaligus sahabat istriku.

Setelah kupakai kaos dan celana yang kuambil dari lemari dan cuci muka sedikit, aku menuju ke ruang tamu, membuka pintu.

“Halo, mas. Apa kabar..?” sahut Rika begitu melihatku membuka pintu.
“Baik, dik. Ayo masuk dulu. Tumben nih pagi-pagi, kayaknya ada yang penting?” tanyaku seraya mengajak Rika menuju ruang tengah. Mataku sedikit terbelalak melihat pakaiannya. Bagaimana tidak? Kaos ketat menempel di badannya, dipadukan dengan celana spandex ketat berwarna putih. Aku melihat lipatan cameltoe di selangkangannya menandakan bahwa di daerah itu tidak ada bulu jembutnya, dan saat aku berjalan di belakangnya, tak kulihat garis celana dalam membayang di spandexnya.

Hmm… mana mungkin dia gak pake CD. Mungkin pakai G-string, pikirku. Kami berdua segera menuju ruang tengah. Untung saja, film bokep yang aku setel udah selesai, jadi Rika nggak sempat melihat film apa yang tengah aku setel.

“Ini lho mas, aku mau anter oleh-oleh. Kan kemarin aku baru dateng dari Jepang. Nah, ini aku bawain.. sedikit bawaan lah, buat kamu sama Indah. Itung-itung membagi kesenangan.”
“Wah.. tengkyu banget lho.. kamu baik banget.”
“Ah, biasa aja lageee.. hehehe…”

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Kami berdua sejenak ngobrol-ngobrol, karena memang sudah beberapa bulan Rika nggak berkunjung ke rumahku. Rika ini adalah salah satu sahabat istriku, selain Linda. Diam-diam, akupun juga terobsesi dapat menikmati tubuhnya. Ya, Rika seorang wanita yang mungil. Tinggi badannya nggak lebih dari 155 cm.

Bandingkan dengan tinggiku yang 170. Warna kulitnya putih, tapi cenderung kemerahan. Hmm.. aku sering berkhayal lagi ngentotin Rika, sambil aku gendong dan aku rajam memiawnya dengan kontolku. Pasti dia merintih-rintih menikmati hujaman kontolku.

“Hey bengong aja.. ngeliatin apa sih…?” tegur Rika.
“Eh.. ah.. anu.. enggak. Cuma lagi mikir, kapan ya gua bisa jalan-jalan sama kamu.”

Eits.. kok ngomongku ngelantur begini sih. Aduh gawat. “Alaaa.. mikirin jalan-jalan apa lagi ngeliatin sesuatu?” Rika melirikku dengan pandangan menyelidik. Mati aku, berarti waktu aku ngeliatin bodynya, ketahuan dong kalo aku melototin selangkangannya. Wah… “Ya udah, mas. Aku pamit dulu, abis Indah pergi. Lagian, dari tadi kamu ngeliatin melulu. Ngeri aku, ntar diperkosa sama kamu deh.. hiyyy…” Rika bergidik sambil tertawa. Aku Cuma tersenyum.

“Ya udah, kalo kamu mau pamit. Aku gak bisa ngelarang.”
“Aku numpang pipis dulu ya,” Rika menuju kamar mandi di sebelah kamarku.
“Iya.”

Tepat saat Rika masuk kamar mandi, sambil berjingkat Linda keluar dari kamarku. Aku terkejut, dan segera menyuruhnya masuk lagi, karena takut ketahuan. Ternyata CD Linda ketinggalan di kursi yang tadi didudukinya waktu sedang aku jilat memiawnya. Astagaaa, untung Rika nggak ngeliatnya atau jangan-jangan dia sudah liat, makanya sempat melontarkan pandangan menyelidik? Entahlah.

“Cepeeeett.. ambil trus ke kamar lagi,” perintahku sambil berbisik. Linda mengangguk, segera menyambar CDnya dan…

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Ceklek…!” Pintu kamar mandi terbuka, dan saat Rika keluar, kulihat wajahnya terkejut melihat Linda berdiri terpaku di hadapannya sambil memegang celana dalamnya yang belum sempat dipakainya. Ditambah keadaan Linda yang hanya memaki kaos, tetapi di bawah tidak memakai celana jeansnya. Akupun terkejut, dan berdiri terpaku. Hatiku berdebar, tak tahu apa yang harus kuperbuat atau kuucapkan. Semuanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat dan tak terelakkan. Kepalaku terasa pening.

“Linda…? Kamu lagi ngapain?” Rika bertanya dengan wajah bingung campur kaget.
“Eh, anu.. ini lho…” kudengar Linda gelagapan menjawab pertanyaan Rika.
“Kok kamu megang celana dalem? Setengah telanjang lagi?” selidik Rika. “Oo.. aku tau.. pasti kamu berdua lagi berbuat yaaa…?”
“Enggak Rik. Ngaco kamu, orang Linda lagi numpang dandan di kamarku kok,” sergahku membela diri.
“Trus, kalo emang numpang dandan, ngapain dia di ruangan ni, pake bawa celana dalem lagi. Udah gitu telanjang juga.. Hayo!!!” Rika bertanya dengan galak.
“Sini liat,” Rika menghampiri Linda dan cepat merebut celana dalam yang dipegang Linda, tanpa perlawanan dari Linda.
“Kok basah…?” Rika mengerutkan keningnya.

“Nhaaaaa.. bener kan.. hayooooo.. kamu ngapain…?”
”udah deh, Rik.. emang bener, aku lagi mau ML sama Linda. Belum sempet aku entot, sih. Baru aku jilat-jilat memiawnya, keburu kamu dateng.” Aku menyerah dan memilih menjelaskan apa yang barusan aku lakukan.

“Kamu tuh ya. Udah punya istri masih doyan yang lain. Ini cewek juga sama aja, gatel ngeliat suami sahabatnya sendiri,” Rika memaki kami berdua dengan wajah merah padam.
“Terserah kamu lah.. kamu mau laporin aku sama Linda ke polisi.. silakan. Mau laporin ke Inda.. terserah…” ucapku pasrah.
“Hmm… kalo aku laporin ke Indah.. kasian dia. Nanti dia kaget. Kalo ke polisi.. ah.. ngrepotin,” Rika meninmbang-nimbang apa yang hendak dilakukannya.“Gini aja mas. Aku gak laporin ke mana-mana. Tapi ada syaratnya.” Rika memberikan tawarannya kepadaku.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Apa syaratnya, Rik?”
“Nggak berat kok. Gampang banget dan mudah.”
“Iya, apaan syaratnya?” Linda ikut bertanya.
“Terusin apa yang kamu berdua tadi lakuin. Aku duduk di sini, nonton. Bagaimana?”
“WHAT?” aku dan Linda berteriak bebarengan.
“Gila lu ya, masa mau nonton orang lagi ML?”
“Ya terserah kamu. Mau pilih mana…?” Rika mencibir dengan senyum kemenangan.

Aku dan Linda saling berpandangan. Kuhampiri Linda, kubelai tangan dan rambutnya. Linda seolah memahami dan menyetujui syarat yang diajukan Rika. Segera saja kulumat bibirnya yang ranum dan tanganku meremas pantatnya yang sekel. Linda segera membuka kaosnya.Sambil terus berciuman dan meremas pantatnya, kubimbing Linda menuju sofa. Kurebahkan ia di sana, dan dengan cekatan dilepaskannya kaos dan celana ku sehingga aku sekarang telanjang bulat di hadapan Linda dan Rika. Aku melirik Rika, yang duduk menyilangkan kakinya. Kulihat wajahnya menegang seperti tegangnya kontolku.

Aku tersenyum-senyum ke arahnya, sambil memainkan dan mengocok-ngocok kontolku, seolah hendak memamerkan kejantananku. “Ayo, ndrew.. cepetan deh… udah gak tahan, honey…” Linda merintih. “Biarin aja si Rika.. paling dia juga udah basah.”

“Enak aja kamu bilang,” sergah Rika.
“Udah buruan, aku pengen liat kayak apa sih kalian kalo ML.”

Aku menatap mata Linda yang mulai sayu dan tersenyum. Setelah melepas seluruh pakaiannya, sempurnalah ketelanjangbulatan kami berdua. Tak sabar, segera kusosor memiaw Linda yang sangat becek oleh lendir birahinya.

“Achhhh.. sshhhh.. ooouufffffggg.. Andreeeeewwwwww…” Linda menjerit dan mengerang menerima serangan lidahku. Pantatnya tersentak ke atas, mengikuti irama permainan lidahku. Hmmm.. nikmat sekali. memiawnya berbau segar, tanda bahwa memiaw ini sangat terawat. Dan yang membuatku girang adalah lendir memiawnya yang meleleh deras, seiring dengan makin kuatnya goyangan pinggulnya.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Hmmmppppppff.. Andrew.. Andrew.. sayaaaanngg… akh.. akh.. akkkkkuu…” Linda terus merintih. Nafasnya tersengal-sengal, seolah ada sesuatu yang mendesaknya.”Akku… mmmhhhhh.. ssshhh….”

“Keluarin sayang…. keluarin yang banyak….” aku berbisik sambil jari tengahku terus mengocok memiawnya, dan jempolku menggesek itilnya yang sudah sangat keras. Baik itil maupun memiaw Linda sudah benar-benar berwarna merah, sangat basah akibat lendirnya yang meleleh, hingga membasahi belahan pantat dan sofa.

Segera aktivitas tanganku kuganti dengan jilatan lidahku lagi. Hal ini membuat paha Linda menegang, tangannya menjambak rambutku, sekaligus membenamkan kepalaku di tengah jepitan pahanya yang menegang. Aku merasakan memiawnya berdenyut, dan ada lelehan cairan hangat menerpa bibirku.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“ANDREEEEEEWWWWWWW…. AAAAACCCCHHHHHHHHH……” Linda menjerit keras sekali, menjepit kepalaku dengan pahanya, menekan kepalaku di selangkangannya dan berguncang hebat sekali. Tak kusia-siakan lendir yang meleleh itu. Kusedot semuanya, kutelan semuanya. Ya, aku tidak mau membuang lendir kenikmatan Linda. Sedotanku pada memiawnya membuat guncangan Linda makin keras dan akhirnya Linda terdiam seperti orang kejang. Tubuhnya kaku dan gemetaran. “Oooohhhh… Ndreww… aaachhh….” Linda menceracau sambil gemetaran. “Enn.. en.. Nik.. mat.. bangeth.. sssse.. dothan… sama jhiilatan kkk.. kamu….”

Kulihat Linda tersenyum dengan wajah puas. Segera kuarahkan bibrku melumat putingnya yang keras dan kemerahan. Meskipun sudah melahirkan dan menyusui dua anak, payudara Linda sangat terawat, kencang. Dan putingnya masih berwwarna kemerahan. Lelaki mana yang tahan melihat warna puting seperti itu, apalagi sekarang puting merah itu benar-benar masih keras dan mengacung meski pemiliknya barusan menggapai orgasme.

“Shhh… Dreeewwww… iihhhh… geli…” Lnda menggelinjang saat kuserbu putingnya. Aku tidak mempedulikan rintihannya. Kulumat putingnya dengan ganas sehingga badan Linda mulai mengejang lagi. “Acchhh.. Andreww.. sayaaaannggg…” Linda merintih. “Terus sayang.. iss.. ssseeeppp.. pen.. til.. kuhh.. ooofffffhhhhhhhhh….”

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Tanpa aba-aba, segera kusorongkan kontolku yang memang sudah mengeras seperti kayu ke memiaw Linda. Blessss….

“Ahhhhkkk… mmmmppppfff…. ooooooggggghhhh….” pantat Linda tersentak ke depan, seiring dengan menancapnya kontolku di mekinya. Kutekan kontolku makin dalam dan kuhentikan sejenak di sana. Terasa sekali memiaw Linda berkedut-kedut, walaupun tergolong super becek.

“Ayo, Ndrew.. gocek kontol kamu.. akk.. kkuuuu.. udah mau.. keluarrrrr.. laggiiiihhh…” Linda merintih memohon.

Segera kugocek kontolku dengan ganas. “crep crep cplakkk.. cplaakkkk.. cplaakkkk..” suara gesekan kontolku dengan memiaw Linda yang sudah basah kuyup nyaring terdengar. Tak lupa kulumat bibirnya yang ranum, dan tanganku menggerayang memilin menikmati payudara dan putingnya. Sesaat kemudian kulihat mata Linda terbalik, Cuma terlihat putihnya. Kakinya dilipat mengapit pinggul dan pantatku. Tangannya memeluk tubuhku erat.

“AN.. DREEEWWWW…. OOOOGGGHHHH…. AAAKKKKKKKKKKKK….” Linda menjerit keras dan sekejap terdiam. Tubuhnya bergetar hebat. Terasa di kontolku denyutan memiaw Linda, sangat kuat. Berdenyut-denyut, seolah hendak memijit dan memaksa spermaku untuk segera mengguyur menyiram memeknya yang luar biasa becek.

Makin kuat kocokan kontolku di dalam memiaw Linda, makin kencang pula pelukannya. Nafas Linda tertahan, seolah tidak ingin kehilangan moment-moment indah menggapai puncak kenikmatan ini. Karena denyutan memiaw Linda yang membuatku nikmat, ditambah rasa hangat karena guyuran lendir memiawnya, aku pun tak tahan.

Ditambah ekspresi wajahnya yang memandang wajahku dengan mata sayu namun tersirat kepuasan yang amat sangat. “Ayo nDrew.. keluarin pejuh kamu.. keluarin di memiawku…” Linda memohon. “Kamu gak papa aku tumpahin pejuh di rahim kamu?” tanyaku sambil terengah-engah. “No problem honey, aku safe kok…” sahut Linda. “C’mon honey.. shot your sperm inside.. c’mon honey….”

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“LIN… LINDAAAA… LINDAAAAAAAA…. ARGGGGGGHHHHH……” aku merasakan pejuhku mendesak. Kupercepat kocokanku, dan Linda juga mengencangkan otot memiawnya, berharap agar aku cepet muncrat.

“AAACCHHHHHHH…….” Jrrrrrooooooooootttt.. jrrrrooooooooottttt.. jrrrroooooottttt…. tak kurang dari tujuh kali semprotan pejuhku. Banyak sekali pejuh yang kusemprotkan ke rahim Linda, sampai-sampai ia tersentak. Kubenamkan dalam-dalam kontolku, hingga terasa kepalaku seperti memasuki liang kedua. Ah.. ternyata kontolku bisa menembus mulut rahimnya. Berarti pejuhku langsung menggempur rahimnya.

“Ohhh.. nDrreeeww.. enak sayang… nikmat, sayaaannggg.. offffffghhhh….” Linda merintih lagi. “Uggghhh.. hangat sekali pejuh kamu, Ndrew…” ucap Linda. Setelah beristirahat sejenak dengan menancapkan kontolku dalam-dalam, secara mendadak kucabut kontolku. “Plllookkkkk..”

Kupandangi memiaw Linda yang masih membengkak dan merah dengan lubang menganga. Linda segera mengubah posisi duduknya dan.. ceeerrrrrr…. pejuhku meleleh. Segera saja jemari Linda meraih dan mengorek bibir memiawnya, menjaga agar pejuhku tidak tumpah ke sofa. Akibatnya, telapak tangan Linda belepotan penuh dengan pejuhku yang telah bercampur lendir memiawnya.

Dengan pejuh di telapak tangan kanannya, Linda menggunakan jari tangan kirinya, mengorek memiawnya untuk membersihkan memiawnya dari sisa pejuhku.

“Berani kamu telen lagi?” tantangku.
“Idih.. syapa takut…” Linda balas menantangku.
“Nih liat ya…”

Clep.. dijilatnya telapak tangan yang penuh pejuhku.. “MMmmmm… slrrpppp… glek… aachhhh…” Linda nampak puas menikmati pejuh di tangannya.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Hari ini kenyang sekali aku.. sarapan pejuh kamu dua kali.. hihihihi…” Linda tertawa geli.
“Tuh.. masih ada sisanya di tangan. Belum bersih,” sahutku.
“Tenang, nDrew.. sisanya buat.. ini,” sambil berkata begitu, Linda mengambil sebagian pejuhku dan mengusapkannya di wajahnya. “Bagus lho buat wajah.. biar tetep mulus..” sahut Linda sambil mengerling genit.
“Astagaaaa… kamu tuh, Lin.. diem-diem ternyata..” kataku terkejut.
“Kenapa..? Kaget ya?”
“Diem-diem, muka alim.. tapi kalo urusan birahi liar juga ya..”
“Ya iyalaaahhh.. hare gene, Ndrew.. orang enak kok ditolak.”
”Tau gitu tadi aku semprot di muka kamu aja ya..” sesalku.
“Iya juga sih.. sebenernya aku pengen kamu semprot. Cuman aku dah gak bisa ngomong lagi.. nahan enak sih.. lagian aku pengen ngerasain semprotan pejuh kamu di memiawku,” Linda tersenyum. “Eh, Ndrew.. ssstttt… coba liat tuh.. jailin yuk…” ajak Linda.

Ya ampuuunnnn… aku lupa bahwa aktivitasku tengah diamati Rika. Segera kulirik Rika, yang ternyata tanpa kami sadari tengah beraktivitas sendiri. Tangannya menggosok-nggosok spandexnya, yang mulai membasah. Kulihat lekukan cameltoenya makin besar, lebih besar dari yang kulihat di ruang tamu. Pertanda bahwa Rika juga telah dilanda birahi.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Linda mencolek tanganku, rupanya ia ingin mengerjai Rika. Aku setuju. Sambil berjingkat, aku dan Linda menghampiri Rika. Segera tangan Linda yang masih ada sisa pejuhku dioleskan ke muka dan bibir Rika.

“MMppphhhh… fffggghhh…” Rika sontak terkejut dan menghentikan aktivitasnya.
“Apaan nih.. kok kayak bau pejuh…?”
“Udahlah Rik.. aku tau kamu juga ikutan horny, ngeliat aku dientot sama mas Andrew,” Linda tersenyum-senyum genit.
“AH.. aku.. eeehh.. anuu..” Rika gelagapan kehabisan kata-kata.
“Rik.. kalo kamu juga horny, gak papa kok.. aku masih kuat,” tantangku. “Tuh, kamu liat. Kontolku masih bisa bangun.”

Ya, walaupun sudah menyemprotkan amunisinya dua kali permainan, kontolku mash berdiri walaupun tak sekeras waktu ngentotin Linda. Malahan sekarang kontolku berdenyut dan mengangguk-angguk, seolah menyetujui usulku dan Linda.

“Tuhhh, Rik. Kontolku manggut-manggut,” sahutku.
“Tapi nanti kalo Indah pulang gimana?” tanya Rika.
“Don’t worry, honey. Kalo memang kepergok, nanti aku bantu jelasin ke Indah,” hibur Linda. “Soalnya, dulu-dulu aku pernah becandain Indah, gimana kalo sekali-sekali aku minjem kontol suaminya.”
“Trus, Indah bilang apa?” Rika penasaran.
“Mmmm.dia sih gak bilang iya tapi juga gak bilang enggak,” jawab Linda. “Dia cuman ngomong, ya kalo kamu gak malu sama Andrew, terserah kamu. Tapi kalo Andrew ketagihan, resiko tanggung sendiri lho. Gitu kata Indah.”
“Oooo….” Rika terlongong mendengar penjelasan Linda.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Aku pun terperangah. Jadi… ternyata….???? jangan-jangan mereka berdua memang sengaja ke sini atas suruhan Indah. Gak pake lama segera kulumat bibir Rika yang mungil.

“Mmmpphhh.. mmppfff.. aaahhhh…” Rika mendesah. ”Andrewww.. puasin aku sayang… guyur aku dengan pejuhmu kayak Linda tadi.. oooccchhhhh…”

Aku terus melumat bibirnya dan lehernya yang jenjang dan mulus. Kujilat pula telinganya yang membuat Rika merinding dan tersengal-sengal. Ternyata salah satu titik rangsangannya adalah telinga. Linda membantu melepaskan spandex Rika. Dan.. oouuuwww.. pantesan di selangkangan Rika terlihat seperti terbelah. Rupanya dia memakai G-String yang segitiganya hanya mampu menutupi itilnya. Selebihnya.. terlihat bibir memeknya sudah membengkak kemerahan dan basah kuyup oleh lendirnya. Kulihat memek Rika sama dengan Linda, bersih dari bulu jembut, sehingga hal ini membuat kontolku langsung tegak mengeras lagi. Linda turut membantu Rika melepaskan G-String, kaos dan BHnya. Seolah Linda tak ingin Rika direpotkan oleh aktivitas lain yang mengurangi kenikmatan bercinta.

“Ohhh.. nDreeww.. sssshhhhh.. hhhaaaaaarrrggghhh.. mmmppphhhhh..” Rika merintih-rintih sambil mennggelengkan kepalanya saat bibirku turun ke putingnya. Payudara Rika lebih kecil dari Linda, mungkin hanya 34B, dibandingkan milik Linda yang 36C. Putingnya berwarna coklat muda, tegak keras mengacung, seolah menantangku untuk segera melahapnya. Dan.. hap! kusedot puting kiri, sementara tangan kananku meremas payudara sebelah kanan dan memilin putingnya.

“Auuuccchhhh.. Anddreewwww.. ampunnnn.. amppuuuuuunnnnn….” Rika berteriak menahan nikmat saat jari tangan kiriku menyusuri memiawnya. Kumasukkan jari tengahku sambil jempolku menggosok itil Rika yang sangat keras.

“Rik.. kontol Andrew diusap dong.. biar cepet keras…” ujar Linda. Segera tanpa diperintah dua kali, Rika segera meraih kontolku, mengusap dan mengocok bergantian.

“Uffff.. Rika sayaaanng.. akhirnya kontolku kena kamu yaaa…” aku merintih menahan nikmat. Ternyata Rika sangat terampil dalam urusan kocok mengocok, sehingga tak perlu waktu lama kontolku sudah sekeras kayu lagi, mengkilat kemerahan.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

Tak sabar segera kubalikkan tubuh Rika, sehingga posisinya sekarang nungging di depanku. Lututnya bertumpu pada sofa panjang, sehingga punggungnya meliuk, menambah sexy posisinya saat itu. Dengan pantat membulat, tampak bibir memek Rika merekah merah dan berkilat licin oleh cairan birahinya. Tak tahan, kuserbu memek Rika, kujilat itilnya dan kukorek liangnya dengan jari-jariku.

“Arggghhh.. Andrew.. oohhhh.. nik.. mat.. sss.. sseekkk.. kali… say.. yaannnghhh…” Rika menjerit sambil tersengal. Nafasnya memburu. “Akk.. kku.. hammm.. ppir sampai, honey..” Rika terus merintih. Ah.. ternyata Rika tak sanggup bertahan lebih lama lagi. Terasa sekali di bibirku, suhu memek Rika makin panas, dan lendir cintanya bertambah banyak mengalir. Segera saja kuarahkan batang kontolku yang menunggu giliran, merojok memek Rika.

“Ugghhhh.. aaacccgghhhhhh.. Andreeeewwww….” pantat Rika tersentak menerima hunjaman kontolku yang begitu tiba-tiba. Nikmat sekali memek Rika. Meskipun sama-sama becek dan mampu berdenyut, aku merasakan sensasi lain dibandingkan memek Linda. Makin lama makin terasa memek Rika berdenyut-denyut. Tak ada suara yang keluar dari bibir Rika, kecuali erangan dan rintihan. Kurasakan otot di sekitar pantat dan selangkangannya mengejang dan tiba-tia Rika menekan pantatku sambil melolong… “OOOOUUUWWWWWW.. ANDREEEEEEEWWWW.. UUUUUUUFFFFGGGGHHHHHH……”

Nafas Rika tertahan, dan kupercepat hunjaman kontolku, seolah menyerbu memek Rika bertubi-tubi. Ahh.. betapa hangat lendir birahi yang mengalir, bahkan sampai meleleh membasahi pahaku dan paha Rika. Rika tetap menggoyang-goyangkan pantatnya, sehingga membuatku makin bernafsu menggocek kontolku di dalam memeknya yang becek namun sempit.

“C’mon honey.. shot your sperm inside my mouth…” Rika menoleh dan menatapku dengan mata sayu seolah memohon agar kusemprotkan spermaku di mulutnya.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Ohhhhh.. aaaawwwgghhh.. Rikaaaaa.. memek kamu kok ennnnaaakk bangethhh sssssiiiccchhh….” aku menceracau sambil terus memajumundurkan pantatku. “Ngeliat pantat kamu yang bulet.. dddaannn.. putih.. eeegghhhh.. bikinnhh.. aakkk.. kkkuuuu.. pengennnnhhhh.. ngecreettthhh… aaarrrrggghhh…… RIIIKKKAAAAAAAAAA……” aku berteriak keras sambil mencabut kontolku. Serta merta Rika meraih kontolku, mengocoknya sambil mengisap kepala dan batangnya. “C’mon.. ayo Ndrew.. keluarin pejuhmu…”

“Aku pengen ngerasain pejuh kamu…” Linda pun tak tinggal diam. Ia berbaring telentang di bawahku dan menjilat perineumku, seolah tau bahwa itu adalah daerah “mati” ku. Ya, aku paling gak tahan kalo perineumku dijilat.

“AAAARRRGGGHHHH…. LINDAAAAAA…. gila kamu…. aaarrrghhhh…. nnnniiikk.. mathhh.. bangetttt…. Aku gak tahan, Rikaaa.. Lindaaa.. sayangku cintaku…”

Dan… crrroooooottt… crroooootttt… “Haeeppphh.. eeelllppphhhhh… hhhmmmppphhhhh…” suara dari mulut Rika. Tampak dia gelagapan menerima semburan spermaku, tak kurang dari 5 semburan kencang dan banyak…

“Aaaahhh… ooouuffhh… auuww… ooouuww.. udah Rik.. udah.. udah.. jangan diisep teruss.. gelllliiii…” aku meringis kegelian karena Rika tetep mengisap kontolku, seolah tak rela kalo pejuhku tak keluar tuntas. Seolah ingin menikmati pejuhku hingga tetes terakhir.

Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot – Cerita Becek.

“Hmmm.. udah puas kamu Rik?” tanya Linda sambil bibirnya mengecap-ngecap pejuhku yang menetes ke mukanya.
“Ahh.. gila juga si Andrew ya..” sahut Rika.
“memiawku rasanya penuh banget. Mana kontol dia panjang lagi. Berasa mentok di rahimku kayaknya.”
“Liang kamu gak dalem sih Rik,” timpalku.
“Tapi asyik kok rasanya. Ternyata memiaw kalian sama-sama gak dalem ya..”
“Thanks banget ya buat kamu berdua, udah mau bantuin aku,”ucapku.
“No problem, dear Andrew,” sahut Rika dan Linda hampir bersamaan.
“Gimanapun, kamu kan suami sahabatku, boleh dong kalo saling bantu..”sahut Rika.

Agen PokerAgen Domino99Agen Capsa SusunAgen AduQAgen BandarQAgen Bandar PokerAgen SakongAgen Bandar66
Kami pun bercanda sejenak sekedar melepaskan lelah. Dan sambil masih tetap bertelanjang, kupersilakan Rika dan Linda ke ruang makan untuk sekedar minum minuman segar. Kulirik, jam menunjukkan waktu pukul 11.37 siang, pertanda tak lama lagi istriku dan anak-anak akan segera datang. Mereka berdua pun segera membersihkan diri dari sisa-sisa lendir dan sperma yang membasahi memek maupun wajah mereka.

Judi PokerJudi Domino99Judi Capsa SusunAgen AduQJudi BandarQJudi Bandar PokerJudi SakongJudi Bandar66
“Ok Ndrew.. aku pamit dulu ya..” Rika pamit sambil mengecup bibirku.
“Daaa, sayang..”
“Mmmuuaachh..” Linda memagut bibirku lama, seolah tak mau kehilangan momen yang sangat dahsyat.
“Bye, Ndrew..” Linda juga berpamitan.
“Salam buat Indah ya.. tapi jangan bilang lho, kalo kamu habis bagi-bagi pejuh.. xixixi..” Rika dan Linda cekikikan sambil berjalan keluar.
“Ok, hon.. don’t worry.. thanks ya..” sahutku sambil melambaikan tangan dan mengantar mereka ke pagar.

Keris99 – Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia
Ah, betapa bahagianya aku, ternyata dua sahabat istriku tak keberatan olah sex denganku, yang selama ini hanya khayalanku, kini telah menjadi kenyataan.Thanks buat Rika dan Linda, kuharap kalian gak bosen, karena akupun tak akan pernah bosan menikmati tubuh kalian.

TAMAT.

Cerita Sebelumnya : Beceknya Sahabat Istriku Part 1 Ketahuan Sedang Coli

Keris99 - Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia

Cerita Becek

Cerita Dewasa | Cerita Panas | Cerita Mesum | Cerita Bokep | Bokep Online

One thought on “Beceknya Sahabat Istriku Part 2 Ketahuan Sedang Ngentot

Silakan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: